Read

Dampak Perubahan Iklim Berkaitan dengan Produksi Pengolahan Pangan Lokal dan Perempuan

Salah satu fokus dukungan dari kegiatan GEF SGP adalah perubahan iklim. Terdapat salah satu tantangan di lapangan berkaitan dengan dampak perubahan iklim adalah Produksi pangan lokal. Produksi pangan lokal dan perubahan iklim sangat erat hubungannya. Beberapa tahun terakhir ini banyak kejadian alam yang dirasakan masyarakat terkait perubahan cuaca yang tak menentu terutama bagi para petani, mereka mengeluhkan datangnya musim hujan dan kemarau yang susah diprediksi sehingga menganggu musim tanam dan hasil produksi. Selain itu, serangan hama seperti wareng juga menyerang di berbagai tempat yang sangat merugikan banyak petani.  

Dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan juga sangat dirasakan oleh perempuan yang bekerja di bidang pertanian. Perubahan iklim membawa dampak terjadinya kelangkaan air, kegagalan panen dan meningkatnya harga pangan. Hal ini semakin memposisikan perempuan pada situasi yang makin sulit. Salah satu contohnya, 

bila produksi tumbuhan penghasil perwarna alam untuk bahan tenun terhambat pertumbuhannya karena perubahan iklim maka hal itu akan menghambat pekerjaan mereka. Selain itu bagi para perempuan petani yang biasanya akan menyimpan hasil panen untuk persediaan tahun depan atau persediaan jika terjadinya gagal panen akan sulit untuk dilakukan saat ini karena jumlah hasil panen yang tidak sama dengan tahun sebelumnya. Dari berbagai akibat yang disebabkan oleh perubahan iklim, beberapa kelompok perempuan berperan dengan baik dalam mengamanlan produksi pangan di tengahtengah ancaman perubahan iklim. Contohnya yang dilakukan oleh Marlina Rambu meha dan beberapa petani perempuan perempuan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Lahan di provinsi mereka tinggal tidak ideal untuk menanam padi sehingga mereka merencanakan untuk menanam pangan lain seperti umbi-umbian, sorgum dan sayuran yang lebih cocok untuk daerah mereka sehingga mereka mendapatkan penghasilan tambahan. 

Walaupun dalam perubahan iklim saat ini sangat berdampak bagi para perempuan, tetapi mereka memiliki keinginan yang baik untuk keluar dan mencari solusi agar pangan lokal tetap berproduksi dengan baik. 

Materi dapat di unduh disini